Postingan

Apakah Kucing Bisa Melihat dalam Kondisi Gelap Total?

Gambar
Ilustrasi/pixabay.con Dalam kegelapan total, kucing tidak bisa melihat. Tetapi ketajaman matanya di malam hari sangat baik. Kucing hanya memerlukan seperenam cahaya yang dibutuhkan manusia untuk melihat normal di malam hari.  Mata kucing memiliki lapisan perefleksi atau pemantul cahaya, disebut tapetum lucidum, yang dapat berfungsi memperkuat cahaya yang masuk ke retina, yang menyebabkan mata kucing berpendar di malam hari.  Lapisan pemantul itu dapat menyerap cahaya 6 kali lebih kuat daripada mata manusia, yang memungkinkan kucing dapat melihat di kegelapan. Hmm... ada yang mau menambahkan?

Benarkah Pawang Hujan Bisa Mengendalikan Hujan?

Gambar
Ilustrasi/solopos.com Ketika suatu acara besar akan digelar, dan kebetulan acara itu berlangsung di musim hujan, pihak panitia kadang khawatir hujan akan turun ketika acara sedang berjalan. Bagaimana pun, panitia dan orang-orang yang terlibat dalam acara itu ingin acara berlangsung dengan lancar, termasuk tidak diganggu hujan.  Kekhawatiran semacam itulah yang kadang mendorong mereka untuk meminta pertolongan pawang hujan. Pawang hujan adalah orang yang diyakini memiliki kemampuan untuk mengendalikan atau menghentikan hujan di suatu wilayah tertentu. Namun, secara ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung bahwa pawang hujan memiliki kemampuan untuk menghentikan hujan. Hujan terjadi karena adanya kondensasi uap air di atmosfer yang membentuk awan. Jika kondisi atmosfer tidak mendukung kondensasi, hujan tidak akan terjadi. Karena itu, tidak mungkin seseorang dapat secara langsung menghentikan hujan. Beberapa pawang hujan menggunakan teknik seperti meditasi atau upacara keagamaan dalam u...

Apa Spesies Tikus Terbesar di Dunia?

Gambar
Ilustrasi/tempo.co Tikus Gambia adalah spesies tikus yang memiliki ukuran luar biasa besar. Berat tubuhnya mencapai 7 kilogram, jauh lebih besar dibanding tikus lain umumnya. Di Afrika, hewan ini diburu dan dijadikan santapan sebagaimana hewan buruan lain.  Tikus Gambia juga tergolong hewan cerdas namun penurut. Karenanya, hewan ini pun sering dimanfaatkan untuk menjadi pendeteksi ranjau darat. Meski bobotnya sangat berat dalam standar tikus, namun berat tubuhnya masih cukup ringan untuk merayap di atas ranjau tanpa meledakkannya.  Selain itu, tikus Gambia juga menjadi objek penelitian penting dalam hal pendeteksian penyakit tuberkolosis. Tidak sedikit orang yang juga menjadikannya sebagai hewan peliharaan, karena dianggap hewan yang ramah. Hmm... ada yang mau menambahkan?

Mengapa Burung Tidak Tersesat Saat Terbang Jauh?

Gambar
Ilustrasi/suara.com Ada cukup banyak burung yang melakukan migrasi dari satu tempat ke tempat lain. Kadang-kadang, jarak migrasi mereka sangat jauh. Hebatnya, burung-burung itu jarang sekali tersesat, seolah mereka tahu jalan pulang setelah jauh bepergian.  Kemampuan itu dimungkinkan, karena burung mampu memanfaatkan medan magnetik bumi, agar mereka tetap terbang pada arah atau jalur yang tepat dalam penerbangan jarak jauh. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan menunjukkan bahwa burung memiliki kemampuan dalam “melihat” garis magnetik bumi sebagai sebuah pola warna atau cahaya, yang melapisi penampakan di daerah sekitarnya. Hmm... ada yang mau menambahkan?

Mengapa Fosil Dinosaurus Tidak Ditemukan di Indonesia?

Gambar
Ilustrasi/pixabay.com Kita sering membaca berita penemuan fosil-fosil dinosaurus di banyak negara, tapi kita belum pernah menemukan berita tentang penemuan fosil dinosaurus di Indonesia. Nyatanya, dari dulu sampai sekarang, belum pernah ada fosil dinosaurus yang ditemukan di Indonesia. Mengapa? Karena dinosaurus hidup di masa mesozoik. Pada masa tersebut, benua-benua yang ada sekarang masih menyatu dalam satu daratan superbenua yang disebut Pangea. Kepulauan Indonesia, sebagaimana yang kita kenal sekarang, pada masa itu belum terbentuk. Karenanya kita tidak menemukan fosil dinosaurus di Indonesia. Dinosaurus punah pada masa sekitar 65 juta tahun yang lalu. Sementara daratan Indonesia baru berumur sekitar 30 juta tahun.  Fosil hewan yang mungkin ditemukan di Indonesia hanyalah hewan-hewan purba berumur 10 sampai 20 juta tahun lalu, seperti gajah purba, mamalia purba, atau manusia purba yang ditemukan di Sangiran. Tapi usia fosil manusia purba tentu masih lebih muda dibandingkan yang...

Mengapa Kucing Bisa Melihat dalam Kegelapan?

Gambar
Ilustrasi/pixabay.com Kucing memiliki sebuah membran yang mirip cermin, yang terletak di belakang mata mereka. Membran itu disebut tapetum lucidum. Dengan adanya membran spesial itu, kucing dapat berburu dalam gelap, bahkan yang paling pekat.  Membran pada mata kucing bekerja dengan cara memantulkan kembali cahaya setelah cahaya tersebut melewati retina, yang memberikan kesempatan bagi kucing untuk mengambil foton cahaya lagi, ketika cahaya kembali lewat untuk kedua kalinya.  Karena hal itulah, kucing memiliki penglihatan yang sangat tajam, bahkan dalam kegelapan.  Hmm... ada yang mau menambahkan?

Bagaimana Killdeer Menghadapi Serangan Predator?

Gambar
Ilustrasi/wikipedia.org Killdeer adalah burung dengan suara berisik, dan sering ditemukan di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Mereka bersarang di tanah, sehingga telur dan anak killdeer sangat rentan terhadap predator. Untuk melindungi sarang mereka, killdeer dewasa mengembangkan teknik yang pintar. Ketika predator tanah semacam rubah, kucing, atau anjing mendekati sarang, killdeer dewasa akan bergerak menjauh dari sarang secara terang-terangan, dengan menyeret salah satu sayapnya seolah-olah sayap itu rusak, dan pura-pura mencari bantuan. Kebanyakan predator yang melihat itu akan mengejar si killdeer dewasa yang tampak tak berdaya—dan tanpa disadari, mereka telah menjauh dari sarang. Setelah merasa sarangnya sudah aman, killdeer dewasa pun segera terbang.  Seiring dengan itu, anak-anak killdeer telah kabur dari sarangnya ketika si pemangsa dialihkan perhatiannya oleh killdeer dewasa. Hmm... ada yang mau menambahkan?